Fate of the Furious – Production VFX Supervisor

Kelvin Mclhwain memulai karirnya dalam visual effects sebagai seorang matte painter di Illusion Arts tahun 1996. Sampai hari ini, beliau sudah banyak berkarya untuk film-fil layar lebar sebagai VFX supervisor. Kali ini Kelvin Mclhwain akan berbicara seputar pengalamannya dalam mengerjakan film Fast & Furious ke 8-nya, yakni The Fate of the Furious.

(Kelvin Mclhwain dalam sebuah proses shooting di New York)

Apa yang anda rasakan ketika dapat kembali bekerja dalam serial Fast & Furious?

Untuk bisa terlibat dalam franchise ini semenjak awal, saya punya rasa suka tersendiri dalam pengerjaan-nya. Jadi saya pikir ini adalah kesempatan yang baik untuk bisa bertemu dan bekerja kembali dengan orang-orang yang profesional. Mungkin kita sebut saja ini seperti keluarga?

Bagaimana Kolaborasi anda dengan director F. Gary Gray?

Gary sangat hebat, saya percaya dengan visi-nya dalam film ini.

(Director F.Gary Gray [kiri] bersama Vin Diesel [kanan] dalam proses shooting Fate of the Furious)

Apa saja langkah dan ekspektasi anda dalam pengerjaan visual effects kali ini?

Gary belum pernah mengerjaan visual effect dalam skala sebesar ini, sehingga beliau menaruh kepercayaan yang begitu besar pada departemen kami. Tampilan Visual dan feel sebuah shot sangat penting bagi beliau. Ada saat dimana tampilan visual effect terbentuk di awal mula development dengan bantuan buku referensi dari Pinterest. Buku ini menyimpan segala sesuatu yang berkaitan dengan visinya dalam film.

Bagaimana anda mengorganisir pekerjaan dengan VFX Supervisor Michael J. Wassel?

Mike adalah pemimpin project ini. Saya sendiri baru bisa bergabung ketika unit satu mulai melakukan shooting. Ketika shooting unit kedua dimulai, itu menjadi tanggung jawab saya, sedangkan unit utama masih dikepalai oleh Mike di Kuba dan Atlanta. Ketika kami sampai diย  post produksi, kami akan membagi pekerjaan kami dengan beberapa vendor. Pada saat pengerjaan-nya kami akan bekerja sama dengan para vendor setidaknya sampai setengah pengerjaan selesai, karena jumlah shot yang harus kami ambil sangat banyak. Kami menggunakan Baselight system sebagai sistem grading dalam presentasi final bersama Gary. Mike dan saya akan mengambil setiap shot final untuk melakukan D.I pass agar bisa di presentasikan dengan pencahayaan yang maksimal. Vendor kami juga menanyakan kami apakah perlu untuk memasukan informasi matte channels kedalam gambar EXR, supaya kami bisa melihat detail pengaturan atau editing yang telah dilakukan dari gambar original. Saya menjadi seorang colorist yang handal saat pekerjaan ini selesai.

Bagaimana pengalaman anda pada film-film Fast & Furious sebelumnya membantu anda mempersiapkan film ini?

Ada banyak sekali pengalaman berharga dari proses kerja kami sebelumnya. Kami secara terus menerus mengembangkan diri baik secara teknik maupun metode pada setiap tantangan yang ada. Kamu juga akan terbiasa bekerja dengan orang-orang yang sama. Ada banyak sekali orang-orang kreatif yang terlibat di dalamnya yang membantu menghubungan setiap episode serial ini. Mengetahui cara kerja satu sama lain membuat kami lebih cepat beradaptasi pada situasi apapun. Hal ini memungkinkan kreatifitas dapat terus berlanjut.

Bagaimana cara anda memilih berbagai vendor VFX dalam film ini?

Pengalaman kami bersama vendor-vendor tersebut sudah sangat baik, kami tahu kelebihan dan kapasitas mereka. Ketika kamu memiliki sebuah projek dengan 2600 VFX didalamnya, kamu perlu tim yang mampu mengerjakan VFX dalam jumlah banyak. Pada akhirnya kami meliki banyak vendor VFX, tapi kami berusaha untuk membuat semuanya teratur sebisa mungkin. Persoalan budget juga memilki peranan besar dalam hal ini.

Bagaimana cara anda membagi pekerjaan pada setiap vendor?

Digital Domain bertanggung jawab untuk kebanyakan shot di Rusia. Double Negative untuk shot di New York. Rodeo FX untuk shot di Berlin. Pixomodo untuk shot opening di Kuba dan beberapa sequence kecil dalam film. Cantina Creative juga bertanggung jawab untuk semua tampilan grafik selama durasi film. Rise FX mengerjakan sequence final di atap kota New York. Trixter dan Raynault FX juga melakukan hal yang luar biasa untuk berbagai macam scene dalam film.

Bisakah anda menceritakan kolaborasi anda dengan para VFX supervisor?

Kami bekerja sangat dekat dengan para supervisor di setiap vendor, baik pada sat proses shooting maupun editing. Hubungan seperti itu perlu dijaga karena sangat penting. Kamu tidak bisa dekat dengan seseorang tanpa bersama-sama dirinya dalam kegiatan keseharian. Kedekatan ini sangat penting untuk komunikasi, terutama di bagian post produksi, semua tentu akan lebih mudah. Jay Barton dari Digital Domain, Alex Wang di Double Negative, Nhat Tran dari Pixomodo dan Philippe Soerio dari Rodeo FX. Mereka semua orang yang sangat luar biasa, baik dalam pekerjaan maupun sebagai teman.

Vendor yang kalian pilih semuanya tersebar di seluruh dunia, bagaimana cara anda mengikuti cara kerja mereka?

Sebenarnya tidak terlalu buruk, tapi sebagian besar pekerjaan diselesaikan di Vancouver yang memilki zona waktu yang sama dengan kota kami. Montreal hanya berbeda 3 jam, sehingga masih bisa kami atur dengan baik. Untuk negara Jerman yang memilki zona waktu paling jauh, kami mengatur jadwalnya sesuai dengan waktu mereka dengan bantuan software CineSync, semuanya menjadi mungkin.

Bisakah anda menceritakan proses Previz yang anda lakukan?

Pada umumnya, semua adegan penting dalam film dibuat dengan previz yang sangat detail. Hal ini kemudian menjadi template untuk setiap rencana dan shot. Sejujurnya film ini sangat sulit untuk dibuat tanpa bantuan previz. Proof inc merupakan vendor previz kami semenjak film Tokyo Drift, mereka memulai proyek dari awal sampai post produksi film selesai.

Film dimulai dari Kuba, hal ini merupakan yang pertama kali dalam film blockbuster. Bisakah anda bercerita tentang sequence di Kuba?

Kami membuka lembaran baru dengan melakukan shooting di Kuba. Produser kami Michael Fottrell dan location manager Eric Hooge mengatur semua perjanjian dengan kedua negara. Saya sendiri tidak ikut ke Kuba pada saat proses shooting disana.

(Diretor F. Gary Gray saat shooting di Kuba)

Di New York, ada adegan mobil Dom dikepung oleh mobil teman-temannya. Bagaimana adegan action tersebut dibuat ?

Secara manual kami memasangkan mobil tersebut dan menariknya satu per satu. Adegan ini bisa direalisasikan berkat tim special effects dan stuntman yang luar biasa. Untuk kabel yang terpasang pada mobil, Double Negative melakukan banyak sekali visual effects pada plate aslinya.

Bagaimana anda dan tim membuat New York versi digital?

Bagian itu merupakan salah satu yang tersulit. Alex Wang dari Double Negative memiliki rencana untuk membuat dokumentasi kota New York. Dari rencana itu, kami menghubungi berbagai channel di kota New York untuk meminta izin. Lidar Scanner dan dokumentasi foto dibuat mengikuti skala kota yang besar, baik dari atas tanah maupun diatas gedung. Kami juga menyiapkan helikopter untuk mempermudah pekerjaan kami.

Film ini memilki banyak adengan stunt yang luar biasa? Bagaimana anda bekerja dengan tim stunt?

Kami selalu memiliki hubungan yang sangat baik dalam tim. Tujuan kami adalah untuk selalu melakukan stunt secara practical dan menggunakan VFX untuk menyempurnakan adegan stunt dan clean up. Ketika adegan stunt mustahil dilakukan karena alasan teknis, biaya maupun keamanan, barulah kami menggunakan CGI.

Bisakah anda menjelaskan proses pembuatan digi doubles untuk beberapa model mobil?

Kami hanya menggunakan digi double kalau memang diperlukan saja, Untuk sebagian besar shot, para aktor atau stunt double yang melakukan adegan action. Setiap mobil utama juga punya stunt double-nya sendiri dalam bentuk CG. Ketika kami menggunakan mobil CGI, kami juga harus memastikan hal itu cocok untuk aktor/stunt double pengendaranya.

Sequence terakhir adalah adegan action di atas lapisan es. Bagaimana ide tersebut dapat direalisasikan?

Pertama, kami mengambil banyak sekali shoot di Iceland sebagai materi tim VFX. Hanya saja, cuaca di Iceland sangat tidak bersahabat ย Ketika kami membutuhkan salju untuk shooting, salju malah tidak turun. Ketika kami sedang diatas danau yang beku dan tidak membutuhkan salju, salju malah turun sangat banyak. Untuk sequence ini, ada banyak sekali manipulasi environment yang kami lakukan akibat cuaca yang tidak bersahabat. Digital Domain bertanggung jawab untuk seluruh VFX pada sequence tersebut.

https://www.youtube.com/watch?v=KCsAmaQQOWs

Apa saja kesulitan dalam melakukan shooting diatas es?

Itu merupakan tantangan yang berat. Medan yang licin dan jejak kaki yang berbekas merupakan kendala utama. Kami bahkan harus membersihkan tumpukan es yang besar, sayangnya dari hasil bersih-bersih itu, environment es kita menjadi tidak natural. Tantangan lain adalah bagaimana cara kita menyembunyikan para crew dari kamera. Ada beberapa saat dimana es yang kami pijak hancur dan membuat area shooting tidak aman, sehingga kita harus merelokasi seluruh kegiatan kita pada saat itu.

Bagaimana anda bekerja dengan Digital Domain dalam pengerjaan VFX-nya?

Jay Barton sebagai VFX supervisor dari Digital Domain ikut memantau proses shooting kami di Iceland. Dia menyadari kendala-kendala yang akan datang dan membuat solusi untuk itu. Dia tahu bahwa pekerjaan-nya akan menjadi semakin banyak karena cuaca yang tidak bersahabat. Saat post production dimulai, kami harus memastikan bahwa mereka tidak kekurangan footage untuk membuat VFX.

Untuk adegan ledakan, bagaimana tim membuatnya?

Kebanyakan ledakan kami shoot di lokasi yang sama atau terpisah. CG enchancements memang penting, akan tetapi sesuatu yang asli tentu lebih baik. Di film ini kami melakukan shot ledakan terbesar sepanjang sejarah karier kami. Saya pikir J.D Schwalm yang merupakan SPFX supervisor kami melakukan banyak eksperimen untuk mendapatkan efek ledakan sebesar itu.

Sequence mana yang paling sulit untuk dibuat dan kenapa?

Sequence ketiga yang terletak di Russia membutuhkan banyak sekali perhatian disegala aspek produksi dan post-nya, alasannya seperti yang sudah saya ceritakan tadi.

Apakah ada shot atau sequence yang membuat anda tidak bisa tidur?

Sejujurnya saya tidak punya cukup waktu untuk tidur dalam pengerjaan film ini.

Adakah pengalaman yang tak terlupakan pada saat mengerjaan film ini?

Bisa bekerja dan berkembang bersama orang-orang yang sama seperti pada produksi film sebelumnya, saya pikir itu luar biasa.

Sudah berapa lama anda bekerja untuk pembuatan film ini?

Kira-kira sudah setahun.

Seberapa besar tim yang ikut mengerjakan film ini?

Sangat besar, pada saat shooting kami punya banyak tim.

Project apa yang sedang anda kerjakan sekarang?

Sebentar lagi saya akan memulai shooting untuk film Aquaman di Australia.