Hayao Miyazaki – Valuable Lesson about Storytelling

Hayao Miyazaki adalah salah satu pembuat film animasi yang paling disegani di jepang sepanjang masa. Beliau lahir pada 5 januari 1941, di usia-nya yang ke 76 tahun, beliau tidak menunjukan tanda-tanda perlambatan dalam berkarya, dia baru saja mengancam untuk berhenti pensiun dan membuat film lain.

(Hayao Miyazaki, Studio Ghibli)

Untuk menghormati ulang tahun-nya, dibawah ini terdapat beberapakutipan yang diambil dari buku Starting Point, 1979-1996, dimana Miyazaki menjelaskan bagaimana mengembangkan ide untuk film. Ketika Miyazaki menulis buku ini ditahun 1979, ia memiliki lebih dari satu dekade pengalaman bekerja di animasi dan manga, tapi beliau belum menyelesaikan feature film pertama beliau. Selama empat dekade berikutnya, Miyazaki berhasil meraih hasil dari karir legendarisnya.

(Starting Point 1979 – 1996, buku karya Hayao Miyazaki)

Apakah titik awal sebuah film animasi dimulai ketika proyek ini diberi lampu hijau dan produksi dimulai? Ataukah ketika ide pertama untuk membuat cerita film animasi muncul di kepala anda? Tidak, itu semua bukan titik awal. Semua dimulai dari sesuatu yang lebih awal, bahkan mungkin sebelum anda berpikir untuk menjadi animator. Cerita dan awal mulai sebuah proyek hanya lah sebuah pemicu.

Dimulai dari pemicu tersebut, apa yang bergerak keluar dari tubuh kamu adalah dunia yang pernah kamu gambar sebelumnya. Semua tampilan landscape, ide dan feeling yang disimpan didalam sana. Ketika orang berbicara seputar matahari terbit yang indah, apakah anda akan membuka sebuah buku yang memiliki gambar matahari terbit? Tidak, anda akan berbicara tentang matahari terbit yang ada dalam pikiran anda, mungkin secara tidak sadar anda mengingat matahari terbit yang sudah lama anda lihat yang bahkan anda tidak ingat kapan, atau melihat matahari terbit dipantai bersama teman-teman anda. Anda secara tidak sadar terpesona dengan pemandangan disekitar anda.

Sebagai seorang animator, anda sudah memiliki banyak cerita yang ingin anda sampaikan kepada penonton, perasaan yang ingin kamu ekspresikan dan dunia imajinasi yang ingin kamu bawa kedunia nyata. Ada saat dimana hal ini diambil dari mimpi dengan seseorang yang dekat dengan anda, sebuah fantasi ataupun kejadian memalukan yang menurut anda lucu dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang akan melewati tahap ini. Agar pemikiran tersebut dapat diketahui oleh orang selain anda, anda harus merubahnya menjadi kata-kata. Pada saat anda melewati proses yang mempertajam imajinasi anda. Hal tersebut akan menjadi sebuah bentuk. Jika bentuk itu tidak jelas, anda bisa mulai dengan mengungkap kata-kata yang spontan. Semua bermula dari segala sesuatu yang ingin anda sampaikan.

(Hayao Miyazaki dengan karakter-karakter Studio Ghibli)

Sekarang anggaplah sebuah projek telah dimulai lalu anda terinspirasi oleh sesuatu. Sebuah sentimen kecil, emosi sesaat atau apapun itu, itu adalah sesuatu yang membuat anda tertarik dan ingin menggambarkan-nya. Hal ini tidak bisa semata-mata menjadi sesuatu yang orang lain suka, hal ini harus menjadi sesuatu yang anda sendiri ingin lihat.

Dari dalam pikiran, anda akan menangkap sebuah gambar yang tidak jelas tentang apa yang ingin anda sampaikan. Dari situ anda akan mulai menggambar, tidak masalah apabila ceritanya belum selesai. Cerita akan mengikuti belakangan. Ketika karakter sudah berbentuk, anda akan menggambar dunia disekitarnya, tentu saja apa yang anda gambar sekarang belum tentu menjadi gambar final. Ada suatu saati dimana semua pekerjaan mu akan di tolak sepenuhnya. Saya pernah bilang sebelumnya bahwa anda harus punya kemauan yang kuat untuk bekerja dalam jangka waktu yang panjang. Apa yang saya maksud adalah apabila anda memulai untuk menggambar, itu hanyalah sebuah awal dari perjalanan yang luar biasa. Ini adalah masa persiapan sebuah film.

Dunia seperti apa yang akan menjadi tempat karakter tinggal, apa setting dan klimaks ceritanya, apa saja konten yang ingin ditampilkan, apakah akan ada satu matahari atau tiga, karakter apa saja yang nantinya akan muncul dan apa tema utamanya ..? semua jawaban dari pertanyaan ini akan menjadi lebih jelas begitu anda melanjutkan garmbar anda. Tidak perlu mengikuti cerita yang sudah ada, tapi pertimbangkan juga posibilitas untuk mengembangkan cerita, atau karakter apa saja yang bisa dimasukan kedalam cerita. Dalam membuat cerita, cobalah membuatnya seperti batang pohon lengkap dengan dahan dan daun-nya.

Gambar sebanyak mungkin yang anda bisa. Secara tidak sadar anda telah membuat sebuah dunia. Membuat sebuah dunia, itu artinya anda harus menyingkirkan sesuatu yang tidak konsisten dan bertabrakan satu sama lain. Jika ada sesuatu bagian sangat penting bagi anda, anda bisa menyimpan-nya didalam hati untuk digunakan pada kesempatan berikutnya. Mereka yang telah menuangkan ide mereka dalam bentuk gambar yang sangat banyak akan merasakan hal ini. Perlahan-lahan, sesuatu yang abstrak dalam pikiran anda telah membuka sebuah jalan dan mulai mengalir keluar.

https://www.youtube.com/watch?v=52raDbtNpa4

(Hayao Miyazaki -The Essence of Humanity)