Jasa Video Shooting

Jasa Video Shooting dan Edit Video Di Tangerang

Moment yang berharga dan berkesan tentunya sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja. Oleh sebab itu momen tersebut perlu diabadikan. Mengabdikan momen dalam bentuk foto memang merupakan cara yang paling mudah dan praktis yang sudah banyak dilakukan. Namun supaya suasana dan kemeriahan tersebut tetap dapat dirasakan, maka akan lebih baik jika direkam dalam bentuk video.

Jika anda ingin mengabadikan moment penting anda dengan video, tentunya ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar anda bisa menemukan team video shooting yang tepat.

Oleh karena itu Berikut ini kami akan memberikan beberapa tips yang dapat Anda perhatikan saat memilih jasa video shooting, antara lain yaitu :

  • Menentukan Kualitas. Video yang direkam tentu memiliki kualitas resolusi yang berbeda – beda. Semakin baik kualitasnya, maka harganya juga akan semakin mahal. Harga dari jasa video shooting biasanya sesuai dengan kualitas. Merekam video dalam sebuah acara, khususnya pernikahan setidaknya selama 12 jam. Belum lagi mereka masih harus mengedit dan sebagainya yang memerlukan banyak waktu. Jadi jika menginginkan video yang berkualitas tinggi, maka ada harga yang harus dibayar untuk itu semua
  • Gaya Video. Jika Anda menggunakan jasa video untuk merekam pesta pernikahan, ada banyak teknik video shooting yang dapat dipilih mulai dari gaya sinematik, kontemporer, hingga nostalgia. Pilihlah tema yang sesuai dengan keinginan Anda. Selain itu perlu dipertimbangkan pula bagaimana ketahanan untuk beberapa waktu mendatang. Bahkan tidak sedikit mode dari era 80an dan 90an masih tetap dianggap tren sampai saat ini
  • Berkomunikasi Dengan Videographer. Ketika Anda sudah menemukan videographer yang cocok dan sesuai dengan budget, sebisa mungkin berbincang dengannya mengenai rencana acara yang akan di shooting dan seperti apa hasil video shooting yang diinginkan. Dengan demikian, Anda dapat lebih mudah mengetahui kesulitan apa yang akan dihadapi oleh videographer.

Demikian beberapa tips di atas, semoga bermanfaat untuk anda dan jika anda sedang mencari jasa video shooting dan edit video di tangerang, anda bisa menghubungi kami. Karena kami Next Frame Studio merupakan perusahaan jasa video shooting di tangerang yang cukup berpengalaman dan memiliki team yang profesional di bidang tersebut.

 

Kreativitas pada pembuatan suatu video kian berkembang. Bahkan, kini video telah menjadi salah satu cara populer dalam mendokumentasikan momen atau acara dalam kehidupan Anda. Video juga dapat digunakan untuk banyak kepentingan lain, tak terkecuali promosi produk. Oleh sebab itu, pilih jasa pembuatan video dengan segudang pengalaman untuk mengerjakan beragam video shooting seperti dokumentasi, pernikahan, video company profile, pembuatan video YouTube, dan lain-lain. Di Next Frame Studio, Anda akan menemukan jasa video shooting tangerang murah tanpa mengabaikan kualitas dan kenyamanan Anda.

 

Jenis-Jenis Pembuatan Video Shooting

  1. Establishing Shot

Establishing shot merupakan jenis pengambilan video yang menceritakan background keterangan latar tempat, waktu serta situasi. Umumnya, shot ini ditaruh di awal adegan supaya latar adegan tergambar lebih dulu.

Contohnya, shot suasana di Jakarta sebelum suatu adegan dimulai bisa menjelaskan bahwa adegan tersebut benar-benar terjadi di Jakarta atau menceritakan dan membahas tentang Jakarta. Begitu pun dengan estabilish shot, untuk menjelaskan keterangan waktu seperti shot matahari terbenam bisa menggambarkan bahwa adegan berikutnya adalah di malam hari.

Establishing Shot ini juga bisa dilakukan dengan beragam ukuran pengambilan, mulai dari long shot hingga close up. Dengan catatan, selama shot berfungsi untuk mendiskripsikan suatu situasi.

  1. Extreme Wide Shot

Extreme Wide Shot merupakan shot berkomposisi luas dan jauh dari objek, sehingga pemeran pada video tak akan nampak dengan jelas. Shot ini juga kerap digunakan sebagai establishing shot untuk memperlihatkan latar tempat.

  1. Wide Shot

Secara garis besar wide shot hampir serupa dengan extreme wide shot. Namun, wide shot masih memperlihatkan objek pemeran sedikit lebih jelas. Tujuannya hal ini adalah untuk memperlihatkan hubungan pemeran dengan kondisi sekitar.

Misal, wide shot dengan objek pemeran petani yang sedang memanen di ladang, shot akan memperlihatkan luasnya ladang untuk si petani. Dengan kata lain, akan terlihat tingkat kesulitan petani karena luasnya ladang tersebut harus ditelusuri.

  1. Full Shot

Full shot lebih menunjukan ukuran suatu objek atau pemeran pada video secara utuh. Hal tersebut bertujuan untuk mendeskripsikan objek secara lebih jelas kepada penonton.

  1. Medium Shot

Medium Shot merupakan pengambilan sebagian gambar  dari suatu objek. Berbeda dari full shot, shot jenis ini lebih mengarah ke pembuatan khalayak lebih tertuju pada objek jarak menengah.

  1. Medium Close Up

Medium Close Up merupakan jenis video shoot yang lebih meningkatkan fokus objek serta menambah kedekatan personal pada objek tersebut. Ukuran objek pada medium close up hanya seperempat bagian dari keutuhan sebuah objek.

  1. Close Up

Close up shot digunakan untuk meningkatkan emosi dari sebuah objek lebih jelas. Misal, untuk memperlihatkan amarah dan emosi, shot akan lebih diarahkan ke bagian tangan yang sedang mengepal dari pemeran, pengambilan pun secara close up atau memperlihatkan kepalan tangan saja.

  1. Extreme Close Up

Shot jenis ini lebih memperlihatkan detail khusus sebuah bagian sebuah objek. Misalnya pada bagian kepala suatu objek, extreme close up akan lebih menunjukan luka gores yang terdapat pada pipi kiri supaya lebih jelas terlihat bahwa teradapat sesuatu yang harus diperlihatkan pada bagian kepala tersebut.

  1. Overshoulder Shot

Saat suatu objek berinteraksi dengan objek lain, overshoulder biasanya digunakan guna memperkuat hubungan interaksi tersebut. Umumnya, saat percakapan antar dua pemeran terjadi, overshoulder akan digunakan agar keeratan interaksi pemeran menjadi lebih terasa.

Overshoulder juga umumnya membuat salah satu bagian objek  menjadi foreground  atau objek yang muncul di bagian depan gambar serta objek lainnya akan digunakan sebagai background atau latar belakang.

  1. Point of View

Singkatnya, point of view shot akan menjadikan sebuah objek sebagai sudut pandang dari kamera. Misalnya, bagian muka seorang pemeran dipukul, tetapi gambar yang nampak akan sesuai dengan apa yang sedang dilihat oleh objek hingga akhirnya ia memalingkan muka saat pukulan itu terjadi.

  1. Cut Away

Cut Away merupakan shot yang menyelipkan gambar lain seperti suasana sekitar pada tengah-tengah adegan. Misalnya, ketika dua orang pemeran tengah bertikau atau bertengkar, akan ditampilkan sebuah cut away shot berupa orang-orang di sekitarnya yang melihat pertengkaran ataupun hancurnya barang seperti ledakan mobil di film-film Hollywood.

  1. Group Shot

Group Shot merupakan shot yang mengambil keseluruhan objek dalam satu gambar. Tentunya, gambar tersebut tidak akan berpindah-pindah dan akan terus mengambil satu objek secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan dengan jelas objek pada saat bersamaan dalam sebuah adegan.